Pendidikan karakter adalah Pendidikan yang bertujuan membentuk peserta didik memiliki jiwa kebangsaan yang tangguh, kompetitif, berakhlak mulia, bermoral, bertoleransi , bergotong royong, berjiwa patriotik, berkembang dinamis, berorientasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang dijiwai Pancasila, iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Peregangan Tubuh Sebelum Masuk Kelas

Pedoman pelaksanaan penguatan Pendidikan karakter pada satuan Pendidikan diatur dalam peraturan bupati Kulon Progo nomor 65 tahun 2017.

Pendidikan karakter pada Satuan Pendidikan mengembangkan 20 (dua puluh ) nilai yang bersumber dari agama, budaya dan tujuan pendidikan nasional yang meliputi : religious, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat /komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab, gotong royong, hormat dan berbakti pada orang tua dan guru. Dari 20 (dua puluh ) nilai karakter tersebut terkristalisasi menjadi 5 nilai karakter utama yaitu : religious, nasionalis, mandiri, gotong royong dan integritas.

Salam, Salim, Sapa Guru dan Siswa

Prosedur pelaksanaan penguatan Pendidikan Karakter yang dilaksanakan setiap pagi dan siang/sore hari dikenal dengan istilah SOP pagi dan SOP siang/sore.

SOP pagi ini merupakan bagian  dari pelaksanaan penguatan Pendidikan Karakter jenjang TK/RA, SD/MI, SMP/Mts. SOP pagi di SD Negeri Ngebung Beran dilaksanakan dengan menyenangkan. Hal ini terlihat dari SOP kelas IIA pada hari Selasa  14 Mei 2024. Mereka berbaris dan juga melakukan ice breaking /games sederhana. SOP seperti ini bertujuan supaya peserta didik merasa senang tidak bosan dengan baris yang kaku dan monoton, akan tetapi oleh kelas IIA barisnya dibuat bervariasi dan menyenangkan.

Salam, Sapa, Sayang Guru dan Siswa

Selesai berbaris, peserta didik masuk kelas dengan bersalaman terlebih dahulu dengan guru. Momen hangat dan akrab nampak dilakukan para peserta didik dengan pelukan hangat oleh bu guru untuk peserta didik perempuan dan gerakan toos bagi peserta didik laki-laki.  Membangun semangat di pagi hari sangat penting dilakukan oleh guru supaya dalam kegiatan pembelajaran peserta didik terlibat aktif dan bersemangat. Menyenangkan bukan teman-teman?

Yuk share pengalaman kalian di sini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PHP Code Snippets Powered By : XYZScripts.com